Petugas Tak Usah Ikutan Jahat
Selasa, 19 Januari 2021 13:55 WIB
Share

DI suatu kota, diceritakan keadaannya amburadul. Kejahatan di mana-mana, masyarakat merasa nggak aman. Aturan yang dibuat oleh penguasa setempat nggak mampu menanggulangi para penjahat. Memang penguasa lemah, dan penjahat yang merajalela.

Bagi masyakat banyak, tentu saja nggak nyaman tinggal di wilayah semacam ini. Tindak kejahatan hampir setiap saat, wanita diperkosa, perampokan dan pembunuhan. Nakoba, beredar secara bebas!

Oh, ternyata, para petugas dan pejabat polisi terlibat di dalamnya. Karena jika tidak, mereka juga nggak dikasih ampun oleh para mafia yang garang dan jahat tersebut. Apa boleh buat, bagi oknum petugas yang memang dasarnya sudah juga nggak benar alias jahat, maka mereka mengikuti arus para penjahat.

Baca juga: Gotong Royong dalam Kebencian

Tapi, ada juga sih sebagian kecil yang tidak mau, dan menentang tindakan para mafia yang berkuasa tersebut. Tentu saja, petugas yang kayak gini harus punya nyali, karena kalau tidak bisa jadi bulan-bulanan penjahat, dan bahkan dari kawan sendiri yang sudah nyaman dengan kejahatannya.

Ilustrasi film di atas bukan saja terjadi dalam dunia dongeng, tapi bisa dalam kenyataan. Dalam dunia nyata, ada oknum petugas dari tingkat bawah sampai atasan yang terjebak dan ikutan dengan para mafia kejahatan apa saja.

Ilustrasi film di atas bukan saja terjadi dalam dunia dongeng, tapi bisa dalam kenyataan. Dalam dunia nyata, ada oknum petugas dari tingkat bawah sampai atasan yang terjebak dan ikutan dengan para mafia kejahatan apa saja.

[page-pagination]

Ilustrasi film di atas bukan saja terjadi dalam dunia dongeng, tapi bisa dalam kenyataan. Dalam dunia nyata, ada oknum petugas dari tingkat bawah sampai atasan yang terjebak dan ikutan dengan para mafia kejahatan apa saja.

Ilustrasi film di atas bukan saja terjadi dalam dunia dongeng, tapi bisa dalam kenyataan. Dalam dunia nyata, ada oknum petugas dari tingkat bawah sampai atasan yang terjebak dan ikutan dengan para mafia kejahatan apa saja.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler