Bawa Samurai hingga Panah Saat Nongkrong, Pemuda Bogor Dicokok Polisi
Rabu, 24 Maret 2021 07:21 WIB
Share
Ist.

NUBOGOR - Aksi kumpul-kumpul hingga berujung tawuran belum juga bisa lepas dari Kota Bogor.

Saat melakukan patroli pada Minggu (14/2) dan Sabtu (20/3), Tim Kujang Polresta Bogor Kota meringkus dua pelaku diduga pelaku tawuran antar kelompok gengster, dengan berbagai barang bukti berupa senjata tajam (sajam).

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP M. Arsal Sahban, menjelaskan, penangkapan dua pelaku gengster dilakukan di dua titik. Pertama di kawasan Villa Bogor Indah Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara dan Jalan Pahlawan dekat Mie ayam Sido Mampir, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

"Pelaku bernama Zakaria (36) dan Ardiansyah (21). Sebetulnya yang kumpul-kumpul itu ada 50-an orang mah, dari 12 sepeda motor. Nah dua orang ini yang berhasil kami ciduk," katanya.

Arsal menuturkan dalam upaya menjaga dan menciptakan situasi Kota Bogor yang kondusif, Tim Kujang Polresta Bogor Kota melakukan patroli mobile untuk memantau anak muda yang masih berkumpul dipinggir jalan.

"Ini yang sering terjadi di larut malam dan dini hari yang dapat menimbulkan tawuran antar geng atau kelompok," ujarnya.

Arsal menjelaskan motif pelaku gengster membawa senjata tajam berasalan untuk berjaga-jaga apabila ada yang lawan menyerang dan memalak.

"Barang bukti yang telah di amankan 1 buah senjata tajam jenis sangkur dan 1 buah busir berikut, 16 anak panah," jelasnya.

Para pelaku akan dikenai pasal 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 10 Tahun.

Ia menghimbau agar masyarakat yang memiliki anak khususnya yang masih remaja agar dilakukan pengontrolan secara ketat terutama pada jam malam hari.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler