Ketemu Erick Tohir, Bima Arya Bahas Pembangunan Trem di Kota Bogor
Selasa, 27 April 2021 14:36 WIB
Share
Wali Kota Bogor Bima Arya saat bertemu Menteri BUMN Erick Thohir. (Ist)

NUBOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) rupanya tengah serius menggarap rencana pembangunan moda transportasi trem di Kota Bogor. Terkuak saat Wali Kota Bogor Bima Arya dan beberapa pejabat Pemkot Bogor menyambangi Menteri BUMN Erick Thohir,beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya itu, Bima Arya mengungkapkan pihaknya melakukan pembahasan terkait skema pendanaan dan pembangunan trem di Kota Bogor.

Bima Arya menjelaskan, untuk skema pembayaran, diketahui ada dua opsi. Pertama adalah opsi Corporate Funding yang pendanaannya 100 persen dari perusahaan atau pihak ketiga. Sebab APBD Kota Bogor dirasa tidak memungkinkan untuk menanggung beban biaya.

"Ada opsi Combine Structure Funding juga. Jadi mengkombinasikan antara anggaran bantuan dari pemerintah pusat dengan corporate," jelas Bima Arya.

Saat ini, dibawah pimpinan Erick Thohir, Bima Arya mengungkapkan bahwa sudah dibentuk tim pembangunan Trem Kota Bogor.

"Jadi kolaborasi antara unsur BUMN dan Pemerintah Kota Bogor yang akan terus bekerja untuk memastikan tahapan-tahapannya berjalan secara cepat," ungkapnya.

Untuk itu, Feasibility Study (FS) yang saat ini tengah dikerjakan oleh tim pembangunan trem Kota Bogor, direncanakan akan rampung pada Juni mendatang. Dari situ, akan diketahui bagaimana nanti skema pembayaran dan siapa operator trem di Kota Bogor.

"Saya juga sudah laporkan trem ini kepada presiden dan presiden mendukun penuh dan meminta untuk diakselerasikan dengan kementerian-kementerian terkait," tandasnya.

Terpisah Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudi Mashudi mengungkapkan bahwa rencana pembangunan trem di Kota Bogor ini sudah tertuang didalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor.

Sehingga kedepannya pengadaan trem di Kota Bogor akan diintegrasikan dengan masuknya LRT dan keberadaan bus Trans Pakuan.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler