Boleh Itikaf di Masjid Raya Bogor Tapi Menyerahkan Data Diri 

Rabu, 5 Mei 2021 18:01 WIB

Share
Boleh Itikaf di Masjid Raya Bogor Tapi Menyerahkan Data Diri 
ILUSTRASI Masjid Raya Bogor. (Foto : Radar Bogor)

NUBOGOR - Sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi puncak ibadah bagi umat muslim, tak terkecuali umat muslim di Kota Bogor. Berbagai macam ibadah dilakukan dengan melaksanakan iktikaf di masjid-masjid yang ada di Kota Bogor.

Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membatasi jumlah jemaah yang akan melaksanakan iktikaf tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas masjid.

Pada malam bulan Ramadan ke-23 Masjid Raya Bogor melaksanakan kegiatan kajian ilmiah dan iktikaf. Hal tersebut baru dilakukan tahun ini dengan pembatasan 50 persen jemaah.

Menurut Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, peribadatan di masjid di Kota Bogor jumlahnya dibatasi 50 persen, sementara pada malam ke 23 Ramadan di Masjid Raya Bogor jumlah jamaahnya tidak sampai 50 persen, jadi masih dalam batas toleransi.

"Bulan Ramadan dalam konteks bulan beribadah, Pemkot Bogor tidak melarang masyarakat untuk tetap beribadah secara maksimal, tapi timbal baliknya kapasitasnya diperhatikan, karena kami tidak mau ada lonjakan baru," kata Dedie A Rachim, disela kegiatan iktikaf di Masjid Raya Bogor, Selasa (4/5).

Menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor, Ade Sarmili mengatakan antusias masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah iktikaf di Kota Bogor tetap tinggi.

Namun sebagian besar masyarakat melaksanakan iktikaf di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggal.

Meski demikian menurutnya Masjid Raya Bogor sebagai masjid transit masih membuka peluang warga yang ingin melaksanakan iktikaf. Namun sebelum melaksanakan iktikaf di Masjid Raya Bogor jemaah yang hadir harus menyerahkan data diri, berupa KTP.

"Setiap jemaah kami foto KTP nya, agar mudah melakukan tracing, jika memang diperlukan suatu hari nanti," kata Ade Sarmili.

Ade Sarmili juga mengatakan karena tidak membentangkan karpet, diharapkan jamaah juga menyediakan alat ibadahnya sendiri, seperti sajadah dan Al-Qur'an.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler